Pada
umumnya seseorang bekerja sejak usia 25 Thn sampai usia 55 tahun dan di
usia 55 tahun lah seseorang sudah mengalami namanya sebuah masa-masa
Pensiun di
usia Produktif ini seseorang mengalami pekerjaan selama 30 tahun,
tujuan seseorang bekerja tentunya untuk mencari uang untuk beberapa
kepentingan atau sebuah kebutuhan diantaranya ;
1. Biaya Hidup
(Bayar Kreditan rumah, Bayar kreditan Mobil/motor, bayar listrik/PAM, pengeluaran rumah tangga dll))
2. Dana Pendidikan Anak
3. Tabungan Pensiun
4. Dana Darurat
Semua
hal ini sangatlah penting dan saking pentingnya semua kebutuhan ini
bisa tercapai apabila kita mempunyai sebuah penghasilan rutin setiap
bulannya. disini saya berikan beberapa contoh kasus kehidupan yang terjadi di masyarakat Indonesia.
Misalkan
Pak Ali berusia 25 tahun dan dia bekerja sebagai seorang karyawan
swasta dengan penghasilan 10 Jt setiap bulannya dia mempunyai konsep
perencanaan keuangan untuk ke emapat impiannya.
Contoh Pertama
Pak Ali menabung di Bank ABC
Bulan ke satu menabung Rp. 10 Jt setiap bulannya
Bulan ke dua menabung Rp. 10 Jt setiap bulannya
Bulan ke tiga menabung Rp. 10 Jt setiap bulannya
Dan
tanpa diduga-duga di bulan ke empat Pak Ali sakit dan ketika diperiksa
oleh dokter ternyata Pak Ali didiagnosa terkena Kanker Otak dan harus
segera di operasi dan membutuhkan biaya operasi dan rumah sakitnya sebesar Rp. 250.000.000,- (250 Jt) yang
menjadi pertanyaan mendasar apakah biaya operasi dan rumah sakitnya Pak
Ali pihak Bank ABC akan membayarkannya? sedangkan tabungan Pak Ali di
Bank ABC baru hanya ada
kurang lebih 30 Jt, lalu bagaimana solusinya untuk menyelesaikan
masalahnya Pak Ali ini? Tentunya Pak Ali harus menjual seluruh harta
yang dimilikinya untuk menyembuhkan penyaitnya Pak Ali ini mulai dari menjual motor, rumah, mobil dll untuk biaya operasi dan rumah sakitnya.
Dan
apabila semua harta Pak Ali semuanya sudah di jual apakah masalah Pak
Ali sudah selesai??? Tentu saja belum, untuk tempat tinggal Pak Ali bisa
tinggal dirumah kontrakan seadanya tapi ada beberapa hal masalah yang belum bisa diselesaikan yaitu ;
a.
Biaya Hidup Pak Ali setiap hari nya, Pak Ali sudah tidak bisa bekerja
untuk sementara waktu ini dan tentunya Pak Ali tidak mempunyai
penghasilan rutinnya,
b. Rencana Pendidikan Anak, Tabungan Pendidikan anak tentunya sudah terkuras habis untuk biaya rumah sakitnya Pak Ali,
c.
Tabungan Pensiun, tentunya apabila Pak Ali terkena musibah seperti ini
tentunya Pak Ali tak pernah terpikirkan lagi untuk menabung untuk dana
pensiunnya karena pak ali akan terfokus terhadap kebutuhan biaya
sehari-hari nya,
d. Dana Darurat, Dana darurat Pak Ali pun sudah tidak tersisa lagi.
Dari
cerita diatas kita bisa menarik kesimpulan bahwa menabung di Bank ABC
memang bagus tapi tidak bisa membantu Pak Ali ketika terkena Musibah,
kemudian Pak Ali sudah pintar dalam merencanakan keuangannya kami berikan beberapa contoh lagi ;
Contoh Kedua
Pak Ali beli Asuransi
Bulan ke satu Bayar Premi Asuransi Rp. 2 Jt setiap bulannya
Bulan ke dua Bayar Premi Asuransi Rp. 2 Jt setiap bulannya
Bulan ke tiga Bayar Premi Asuransi Rp. 2 Jt setiap bulannya
Dan
tanpa diduga-duga di bulan ke empat Pak Ali sakit dan ketika diperiksa
oleh dokter ternyata Pak Ali didiagnosa terkena Kanker Otak dan harus
segera di operasi dan
membutuhkan biaya operasi dan rumah sakitnya sebesar Rp. 250.000.000,-
(250 Jt). Yang menjadi pertanyaan mendasar apakah biaya rumah sakit
tersebut dicover oleh perusahaan asuransi dimana Pak Alimembeli sebuah
Polis Asuransi? Jawabannya adalah belum tentu, kita harus mengetahui
dahulu Asuransi apa yang diambil oleh Pak Ali misalkan yang diambil
hanya Asuransi Jiwa maka Pak Ali harus meninggal dahulu baru Santunan
Jiwa nya dananya akan cair untuk Alih Warisnya, anggaplah Pak Ali
beruntung dia mengambil santunan sakit kritis dan biaya rumah sakitnya
bisa di cover dari uang santunan sakit kritisnya.
Untuk
permasalahan biaya rumah sakit Pak Ali sudah bisa diselesaikan oleh
perusahaan asuransi yang Pak Ali ambil, lalu bagaimana kelanjutan hidup
sehari-harinya Pak Ali? sedangkan Pak Ali masih harus tetap berobat
jalan untuk mengobati penyakit nya hingga sembuh. Dan masih ada beberapa hal masalah yang belum bisa diselesaikan oleh Pak Ali yaitu ;
a. Bagaimana PAk Ali membayar Premi selanjutnya yang 2 Jt setiap bulannya sedangkan Pak Ali sudah tidak dapat bekerja lagi secara optimal,
b. Biaya hidup sehari-hari Pak Ali,
c. Rencana Pendidikan Anak, Tabungan Pendidikan anak tentunya sudah terkuras habis untuk biaya rumah sakitnya Pak Ali,
d. Tabungan
Pensiun, tentunya apabila Pak Ali terkena musibah seperti ini tentunya
Pak Ali tak pernah terpikirkan lagi untuk menabung untuk dana pensiunnya
karena pak ali akan terfokus terhadap kebutuhan biaya sehari-hari nya,
e. Dana Darurat, Dana darurat Pak Ali pun sudah tidak tersisa lagi.
Dari
cerita diatas kita bisa menarik kesimpulan bahwa hanya dengan membeli
sebuah Polis Asuransi memang bagus tapi tidak bisa membantu Pak Ali
ketika terkena Musibah, tidak bisa mendapatkan gratis premi, tidak bisa
memberikan jaminan Income setiap bulannya. kemudian suatu hari Pak Ali sudah pintar dalam merencanakan keuangannya, Pak Ali mengambil Program 3 In 1 Plus di Prudential sebagai berikut ;
Contoh Ketiga
Pak Ali Mengambil Program 3 In 1 Plus Prudential ( Proteksi + Tabungan + Biaya Hidup )
Bulan ke satu Nabung Rp. 66 Ribuan perharinya
Bulan ke dua Nabung Rp. 66 Ribuan perharinya
Bulan ke tiga Nabung Rp. 66 Ribuan perharinya
Dan
tanpa diduga-duga di bulan ke empat Pak Ali sakit dan ketika diperiksa
oleh dokter ternyata Pak Ali didiagnosa terkena Kanker Otak dan harus
segera di operasi dan membutuhkan biaya operasi dan rumah sakitnya sebesar Rp. 250.000.000,- (250 Jt).
Fungsi dari Program 3 In 1 Plus ( Proteksi + Tabungan + Biaya Hidup ) ini Pun mulai bekerja
Pertama : Unsur Proteksi
Di
Bulan ke lima dari Unsur Proteksi ini Pak Ali mendapatkan Uang Santunan
Sakit Kritis sebesar Rp. 250.000.000 ( 250 Jt )yang ditransfer ke
rekening pribadinya Pak Ali dan uangnya bisa untuk membiaya sakit
Kritisnya Pak Ali.
Kedua : Unsur Bebas Tabungan
Di
bulan ke lima Tabungannya Pak Ali tidak usah menyetor lagi setiap
bulannya karena dari unsur tabungan ini lah yang akan menabungkan
tabungan Pak Ali sebesar 2 Jt setiap bualannya sampai usia Pak Ali 65
tahun dan lebih hebatnya lagi Gratis Tabungan ini akan kami tabungkan
meksipun kondisi Pak Ali sudah sembuh kami akan setorkan sampai usianya
Pak Ali 65 tahun ataupun sampai Pak Ali tidak sembuh-sembuh sampai batas
waktu usianya Pak Ali 65 tahun. DIJAMIN Hitam Putih dihadapan Notaris
Pejabat berwenang & Presiden Direktur.
Ketiga : Unsur Biaya Hidup
Kami
peduli dengan kondisi Pak Ali yang seperti ini tentu saja sudah tidak
bisa bekerja secara optimal lagi bahkan mungkin sudah tidak bisa bekerja
lagi dan otomatis income nya Pak Ali pun akan terhenti, lalu bagaimana
dengan biaya hidupnya Pak Ali sehari-hari? Jangan khawatir Unsur Biaya
Hidup ini secara otomatis di Bulan Kelima kami akan memberikan Income
kepada Pak Ali sebesar Rp. 8.000.000 ( 8 Jt ) pada setiap bulannya yang
akan kami transfer ke rekening pribadi nya Pak Ali dan uang ini tentunya
bisa digunakan untuk biaya hidupnya Pak Ali sehari-harinya. Pemberian
Santunan Biaya Hidup ini kami berikan sampai Pak Ali benar-benar telah
sembuh dan hal ini DIJAMIN Hitam Putih dihadapan Notaris Pejabat berwenang & Presiden Direktur.
Bukan
hanya itu saja yang kami berikan untuk Pak Ali, kami memberikan
Asuransi Kesehatan dengan Kartu Kesehatan Pru Hospital & Surgical
yang fungsinya untuk mengcover semua biaya rumah sakit Pak Ali selama
dirawat di rumah sakit terkena penyakit Kanker Otak tersebut dengan
Tabel Manfaat sebagai berikut ;
Manfaat
Asuransi Kesehatan Pru Hospital & Surgical bukan hanya itu saja,
masih banyak manfaat lainnya yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu.
Bayangkan apakah anda sudah mempunyai Kartu Kesehatan yang memiliki
limit Rp. 430.000.000 ( 430 Jt Setiap tahunnya )
Kami berikan juga manfaat lainnya seperti ;
a.
Apabila Pak Ali meninggal maka Alih Warisnya Pak Ali akan mendapatkan
Santunan Jiwa sebesar Rp. 250.000.000 ( 250 Jt ) + Jumlah tabungannya
Pak Ali,
b.
Apabila Pak Ali meninggal/cacat yang disebabkan karena kecelakaan maka
alih warisnya mendapatkan santunan sebesar Rp. 250.000.000 ( 250 Jt ) +
Rp. 500.000.000 ( 500 Jt ) = Rp. 750.000.000 ( 750 Jt ) + Jumlah
Tabungannya,
c.
Apbila Pak Ali meninggal dikarenakan kecelakaan tertentu, misalnya
dijalur transportasi resmi, didalam gedung yang terbakar, atau didalam
lift maka alih warisnya mendapatkan santunan sebesar Rp. 500.000.000 (
500 Jt ) + Rp. 500.000.000 ( 500 Jt ) + Rp. 250.000.000 ( 250 Jt ) = Rp.
1. 250.000.000 ( 1,25 Miliar ) + Jumlah tabungannya Pak Ali,
Besar
sekali bukan manfaat yang didapat oleh Pak Ali hanya dengan menabung
Rp. 66 Ribuan perharinya. Dan jika tidak terjadi apa-apa dengan Pak Ali
dan hanya dengan menabung selama 10 tahun saja dan tabungannya tidak
diambil-ambil selama masa Pak Ali menabung, maka sudah tersedia dana
tabungan Pak Ali pada saat usia ;
Selamat
memilih dalam merencanakan keuangan Anda di Bank, Beli Asuransi atau di
Program Asuransi 3 In 1 Plus Prudential seperti ini.